Oleh:

Hery Supratman dan Hendi Setiyatwan

Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas, Non Ruminansia dan Industri Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran.
Jl.Raya Bandung-Sumedang Km.21 Jatinangor-Sumedang 45363
Email : heryaki@yahoo.com; setiyatwan @ yahoo.co.id

ABSTRAK

Nilai durabilitas dan densitas ransum bentuk pellet ditentukan oleh kandungan nutrient bahan pakan, ukuran partikel, dan lama waktu proses pengkondisian. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan kombinasi yang paling baik tingkat penggunaan jagung dalam ransum, ukuran partikel jagung, dan lama proses pembuatan pellet terhadap nilai durabilitas dan densitas ransum bentuk pellet. Tiga perlakuan yang terdiri atas 1) Tingkat penggunaan jagung (J) dalam ransum (50, 55, dan 60%), 2) Ukuran partikel jagung (S) hasil pengayakan screen (2 dan 3 mm), dan 3) Lama waktu proses (W) pembuatan pellet (90 dan 120 detik), dikombinasikan ke dalam 12 macam kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali yang dialokasikan ke dalam rancangan acak lengkap. Perbedaan pengaruh perlakuan diuji dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan jagung dalam ransum dan ukuran partikel bahan penyusun ransum tidak mempengaruhi nilai durabilitas dan densitas, lama proses pembuatan paling baik adalah 120 detik.

Kata kunci : Ukuran partikel Jagung, Lama waktu proses, nilai durabilitas, densitas

Kode: PH-04

140 total views, 1 views today